Survei Minat Meneliti, Produktivitas Karya Ilmiah, dan Pembinaan Karir Manajer Informasi di UGM : Survey on Research Interests, Research Productivity, and Career Development of Information Manager at Universitas Gadjah Mada (UGM). Oleh: Maryono dan Sri Junandi

Abstrak

Penelitian deskriptif survei ini memetakan kualifikasi, potensi, minat meneliti, minat karya ilmiah dan produktivitas karya ilmiah pustakawan UGM, yang bermanfaat untuk perencanaan dan penyesuaian pembinaan karir. Hasil analisis menunjukkan bidang informasi yang paling diminati yaitu: Pekerjaan layanan informasi, 17%; Manajemen Perpustakaan 13%; serta Pemustaka, Literasi dan Minat Baca 12%. Penelitian yang dihasilkan sejumlah 86; karya ilmiah 212; serta 177 artikel. Rerata skor angket kualifikasi 1,94 termasuk rendah, sebagian besar responden belum memiliki kualifikasi kemampuan profesional. Rerata skor angket minat meneliti 2,38 termasuk rendah, sebagian besar responden tidak memiliki hambatan metodologi penelitian, tetapi terdapat hambatan serius yaitu penelitian kuantitatif, model dan prinsip analisisnya; serta analisis data dan inferensi. Rerata skor angket karya ilmiah 2,86, termasuk tinggi, sebagian besar responden belum pernah membuat berbagai bentuk karya ilmiah terutama menerjemahkan / menyadur buku.

Kata kunci: pembinaan karir, pustakawan, karya tulis ilmiah, produktivitas karya ilmiah pustakawan

Abstract

This descriptive survey examines qualifications, potentials, research and academic writing interests, and research productivity of librarians at Universitas Gadjah Mada (UGM), which is beneficial to plan and adjust their career development. Analysis indicates that the most preferred information areas are as follows: Information service (17%), library management (13%), Users. Literacy and Reading Interest (12%). There are 86 research produced, 212 academic writings, and 177 articles.The mean score for qualification is 1.94, considered low, meaning that most respondents have not had professional qualifications.The mean score for research interests is 2.38, considered low, meaning that most respondents are familiar with research methodology, yet confused with quantitative research, particularly regarding its models, analytical principles, data analysis, and inferential method. The mean score for academic writing skills is 2.86, considered high, which indicates that most respondents have never made any academic writings, notably translating/adapting books.

Keywords: career development, librarians, academic writings, writing productivity among librarians

Survei_Minat_Meneliti_Produktivitas_Kary

Tren Impact Factor, Produktivitas Dan Kolaborasi Dalam Indonesian Journal Of Chemistry. Oleh: Maryono dan Sri Junandi

Abstrak

Penelitian ini menghitung impact factor, distribusi produktivitas penulis, serta tingkat kolaborasi pada jurnal Indonesian Journal of Chemistry (IJC) 2007-2011 dengan menggunakan rumus impact factor 2 tahunan, hukum Lotka dan analisa sitiran, serta rumus Subramanyam. Impact factor IJC 2007-2011 cukup rendah yaitu 2010 sebesar 0,006, dan 2011 sebesar 0,007. Hasil penelitian menunjukkan dari 90 sitiran terhadap IJC, 88 sitiran merupakan sitiran terhadap karya sendiri, sehingga diabaikan dalam penghitungan impact factor. Produktivitas artikel sebesar 22,8 artikel per edisi, dan 68,4 artikel per tahun. Kontribusi penulis UGM sebesar 21,35%. Institusi dari luar negeri sebesar 40,94%, sedangkan dalam negeri 59,06.%. Penulis yang berkontribusi 1 artikel sebesar 75,23%, 2 artikel 13,53%, 3 artikel 5,62%, dan 19 artikel 0,15%. Hukum Lotka tidak dapat diterapkan pada IJC 2007-2011, menggunakan uji Kolmogorov-smirnov goodness of fit didapat D(maks) = 0,0786 lebih besar dari nilai kritis K-S = 0,0530. Tingkat kolaborasi sebesar 0,82, dan rerata kolaborasi 3,05 penulis per artikel.

Kata kunci: bibliometrik, impact factor, produktivitas penulis, hukum lotka, kolaborasi

Abstract

This research attempts to measure impact factors, author productivity distribution, and collaboration rates of authors on Indonesian Journal of Chemistry (IJC) 2007 – 2011 using two year-impact factor formula, Lotka’s law, and Subramanyam formula. The impact factor is 0,006 in 2010 and 0,007 in 2011. The result shows 88 of 90 citations are self-citations from IJC 2007-2011, and it is ignored in impact factor count. The article productivity is 22,8 per edition and 68,4 per year. The author contribution from UGM is 21,35%, foreign institutions is 40,94%, domestic institutions is 59,06%. Lotka’s law cannot be applied on IJC 2007-2011. Using Kolmogorov-smirnov goodness of fit, the maximum deviation is D(maks) = 0,0786, bigger than critical value in 0,05 is K-S = 0,0530. Most of the articles are produced through collaboration, with the collaboration’s rate is 0,82, and the average collaboration is 3,05 authors per article.

Keywords: bibliometrics, impact factor, author productivity, lotka’s law, collaboration

Tren Impact Factor, Iptek-kom 2012 115-132

Indonesian Journal of Chemistry 2007-2011: Analisis Kolaborasi dan Institusi (Indonesian Journal of Chemistry 2007-2011: Collaboration and Institution Analysis). Oleh: Maryono dan Sri Junandi

ABSTRAK

Penelitian bibliometrik ini mengukur kinerja penelitian, yaitu dengan menghitung dan menganalisis tingkat dan rerata kolaborasi pada jurnal Indonesian Journal of Chemistry 2007-2011. Penghitungan menggunakan rumus  Subramanyam untuk menghitung tingkat kolaborasi. Dari hasil penghitungan didapatkan, sebagian besar artikel IJC dihasilkan melalui kolaborasi, dengan tingkat kolaborasi sebesar 0,82, dan rerata kolaborasi 3,05 penulis per artikel. Dari tahun 2007 – 2011 terlihat adanya kecenderungan peningkatan, baik angka kolaborasi maupun rerata kolaborasi.  IJC ternyata sangat diminati penulis  institusi lain, karena UGM hanya berkontibusi sebesar 21,35%. Institusi dari dalam negeri berjumlah 75 institusi atau sebesar 59,06%, sedangkan dari luar negeri sejumlah 52 institusi atau sebesar 40,94%.

 Kata kunci: bibliometrik, subramanyam, kolaborasi

 ABSTRACT

 This bibliometric research attempts to measure collaboration rates by using subramanyam formula and also the average of collaboration from Indonesian Journal of Chemistry 2007-2011. The result of this research shows that most of the article is produced through collaboration, with the collaboration’s rate is 0,82, and the average collaboration is 3,05 authors per article.  Both measures tended to increase from year 2007 – 2011. The contribution of author from Gadjah Mada University is only 21,35%, means that IJC is in high demand from other institutions.  Foreign institutions are 40,94%, whereas domestic institutions are 59,06%.

 Keywords: bibliometrics, subramanyam, collaboration

IJC Visi Pustaka Des 2012

Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pustakawan Universitas Gadjah Mada = The Influence of Organizational Climate for Librarian’s Performance in Gadjah Mada University. Oleh: Sri Junandi dan Maryono

ABSTRAK

 Perpustakaan perguruan tinggi pada umumnya merupakan organisasi yang besar, dan di dalam strukturnya terdapat pembagian tugas dan delegasi yang jelas. Pustakawan sebagai sumberdaya manusia yang berkompeten untuk menyediakan layanan informasi bagi sivitas dan masyarakat luas, merupakan aset yang paling berharga. Unsur iklim organisasi yang kondusif sangat berperan dalam menentukan keberhasilan meningkatkan kinerja pustakawan, serta mewujudkan visi dan misi organisasi perpustakaan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh berbagai faktor iklim organisasi terhadap kinerja pustakawan dan menentukan faktor iklim organisasi yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pustakawan.

Salah satu aspek dari situasi Unit Penunjang Universitas (UPU) Perpustakaan UGM adalah iklim organisasi, dimana melalui iklim kerja yang kondusif, sejuk dan harmonis dapat meningkatkan kinerja pustakawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah pustakawan UGM, sedang objek penelitian adalah iklim organisasi, dan kinerja pustakawan. Alat dalam penelitian ini berupa kuesioner, yang terdiri 26 pertanyaan dari variabel iklim organisasi dan 20 pertanyaan dari kinerja pustakawan.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh dari setiap indikator variabel iklim organisasi secara simultan atau menyeluruh terhadap variabel kinerja pustakawan. Hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000, oleh karena 10 indikator iklim organisasi secara menyeluruh mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pustakawan. Selain itu terdapat unsur/indikator-indikator dominan dari variabel organisasi yang mempengaruhi kinerja pustakawan yaitu indikator imbalan, kesempatan, dan keterlibatan. Hal ini dibuktikan bahwa nilai probabilitasnya yang signifikan dan lebih kecil dari alpha 5% (0,05). Nilai probabilitas signifikansi dari ke tiga indikator tersebut adalah imbalan sebesar 0,019;  kesempatan sebesar 0,001; dan keterlibatan sebesar 0,008.

Kata kunci: iklim organisasi; kinerja pustakawan

Pengaruh_Iklim_Organisasi_Terhadap_Kiner

Subyek Artikel Dipesan dan Kesesuaiannya Dengan Klaster Riset: The Article Subjects Ordered and The Suitability with Determined Research Cluster. Oleh: Maryono

Abstrak

Kebutuhan informasi ilmiah untuk mendukung kegiatan riset dapat dipenuhi utamanya dari koleksi jurnal ilmiah yang lebih bersifat mutakhir dan kini tersedia secara online. Jasa layanan penelusuran informasi ilmiah berupa artikel jurnal telah terselenggara beberapa tahun, dan memerlukan evaluasi terhadap kinerja serta kesesuaiannya dengan kegiatan riset lembaga induk Universitas. Kebutuhan informasi artikel ilmiah tentu sesuai dengan kegiatan lembaga induknya, dalam hal ini Universitas telah menetapkan strategi pengembangan riset ke dalam beberapa klaster sebagai fokus kegiatan riset unggulan. Penelitian ini mengkaji kinerja jasa layanan penelusuran artikel dan kesesuaiannya dengan klaster riset yang telah ditetapkan.

Kata kunci: e-journal services, research cluster, research university, library services, information services, library statistics

Subyek_Artikel_Dipesan_dan_Kesesuaiannya